Daniele Rugani dari Juventus adalah anak didik utama dari bos Chelsea Maurizio Sarri

Tiga tahun lantas, saat Maurizio Sarri barusan tinggalkan Empoli untuk menggantikan Napoli, ia tempatkan Daniele Rugani di puncak daftar keinginan transfernya. Sarri yakin jika keyakinan begitu terpenting, serta bekerja dengan pemain yang dia kenal, serta hormati, begitu terpenting. Bek kanan Albania Elseid Hysaj serta gelandang halus Mirko Valdifiori – kedua-duanya berkuasa dibawah Sarri di Empoli – ikuti bos mereka ke Stadio San Paolo musim panas itu. Persetujuan Rugani tambah lebih memiliki masalah, serta pelatih tahu itu. Menjadi permulaan, bek tengah muda itu punya Juventus. Diakuisisi oleh Nyonya Tua dari Empoli pada tahun 2013, Rugani dipinjamkan kembali saat dua musim untuk mendapat pengalaman, serta kemajuannya mengagumkan. Tentunya, sang juara tidak mempunyai kemauan untuk menjualnya pada lawan mereka. Itu mustahil.

Ke-2, Rugani sendiri cuma ingin bermain untuk Juventus. Lahir di desa kecil Sesto di Moriano, dekat dengan kota bersejarah Lucca, ia di besarkan di seputar pengagum Juve selama saat kecilnya. Semua keluarganya serta semua temannya mensupport Bianconeri, serta benar-benar tidak ada alternatif lain untuk Rugani tapi jadi pengagum berat. Jadi untuk pergi serta bermain untuk club merupakan mimpi. Akan tetapi saat ini, situasinya sudah beralih. Rugani masih tetap menyukai Juve tapi perkembangan dibawah bimbingan Massimiliano Allegri berjalan lamban, serta dengan lagi tahunnya yang ke 24 di hari Minggu ia mesti selalu maju.

Pada awal karier Juve, Rugani dilihat menjadi salah satunya untuk hari esok yang perlu belajar dari Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini serta pujaan pribadinya Andrea Barzagli – jadi bek tengah lakukan itu serta menanti dengan sabar. Akan tetapi, dengan Bonucci geser ke AC Milan pada musim panas 2017, itu merupakan Medhi Benatia yang kerap lebih disenangi di starting XI. Rugani dibiarkan di bangku cadangan di kompetisi Serie A sangat terpenting musim kemarin, termasuk juga ke-2 kompetisi melawan Sarri’s Napoli. Untuk membuat kondisi jadi lebih jelek, ia cuma mengawali di satu kompetisi Liga Champions saat semua kampanye.

Allegri mungkin saja kerap memberikan pujian pada anak muda itu, tapi dengan Mattia Caldara datang dari Atalanta, serta desas-desus mengenai peluang kembalinya Bonucci yang makin kuat, Rugani tahu jika peluangnya di Turin akan hanya terbatas lagi. Buat pemain internasional Italia, tidak lagi ada waktu untuk disia-siakan, serta merupakan logis untuk kembali dibawah sayap pelatih yang betul-betul mempercayainya. Dibawah tuntunan Sarri, Rugani bermain seperti seseorang superstar. Dia dipilih menjadi pemain musim ini di Serie B, karena Empoli di promosikan pada tahun 2014. Dia lalu mulai bermain tiap-tiap detik musim 2014-15 di Serie A, serta tidak terima satu juga pemesanan. Itu merupakan rekor yang betul-betul mengagetkan buat seseorang bek yang tidak memiliki pengalaman yang mewakili calon degradasi, tapi potensi Rugani untuk menghadapi gerakan lawannya begitu spektakuler.

Dia dibanding dengan Gaetano Scirea, bek tengah sangat mewah yang sempat dilihat Italia. Anak muda itu begitu bangga dengan catatan itu. ” Ini merupakan sisi dari style saya. Saya lebih rasional dibanding yang lainnya, ” tuturnya ketika itu. ” Saya memakai otak dibanding perasaan, coba membaca kondisi. Saya tidak berdebat dengan wasit serta lawan juga. ” Rugani merupakan seseorang jenis profesional – akan susah untuk temukan pemain sepakbola yang lebih berdedikasi serta disiplin. Di Empoli, Sarri tetap memujinya karena jadi yang pertama hadir ke tempat latihan serta yang paling akhir pergi. Penyerang suka tingkatkan potensi tehnis mereka, tapi Anda jarang lihat seseorang bek yang bekerja tanpa capek sehari-hari untuk membuat umpan yang sangat baik dengan kakinya yang lebih lemah seperti Rugani.

Dia tidak sempat konsumsi makanan cepat saji, tidak sempat minuman manis serta habiskan Minggu malam mengkaji penampilannya sendiri di video. Secara singkat, dia merupakan anak lelaki yang baik dari sepakbola Italia. Itu tidak bermakna, bagaimanapun, jika Rugani lemah dengan fisik. Berdiri di hampir 6-kaki-3, dia mengagumkan di hawa, serta badan atletiknya sangat mungkin dia untuk melindungi tiap-tiap striker. Dia bukan bek kuat. Sepakbolanya merupakan mengenai memenangi bola dengan bersih serta hindari kontak yang tak perlu. Seorang bisa mengklaim jika Rugani merupakan lawan dari Chiellini dalam hal tersebut, serta itu dapat jadi masalahnya di Juventus. Dalam gim sangat terpenting, Allegri condong lebih senang memaksakan pemain belakang seperti Benatia. Sarri berlainan. ” Rugani siap untuk club Eropa. Dia kuat dari semua pemikiran, mempunyai mentalitas mengagumkan, serta mempunyai kemauan mengagumkan untuk tingkatkan, ” kata Sarri pada awal 2015.

” Saya cuma mengharap dia temukan team yang sangat mungkin dia bermain secara langsung. ” Keinginan itu tidak tercukupi saat tiga musim, tapi saat ini Chelsea bisa tawarkan bek tengah yang tengah ia kerjakan – bila negosiasi dengan Juventus sukses. Si Nyonya Tua mungkin saja terasa susah menampik tawaran sebesar € 55 juta untuk pemain yang mereka kira menjadi cadangan. Di Andreas Christensen, The Blues telah mempunyai satu bek tengah yang hampir tidak sempat mengaku kartu kuning. Dengan memberikan Rugani, mereka dapat membuat kemitraan mengagumkan untuk beberapa tahun yang akan datang. Itu juga bakal pas dengan visi Sarri, serta membawa Chelsea lebih dekat ke style yang dengan luas dirayakan di Napoli.

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *