Luka Meksiko dari kekalahan Copa America

Score akhir cuma beberapa dari penghinaan. Kehilangan 7-0 untuk Chili di Copa America Centenario di Levi’s Fase menandai generasi pemain Meksiko, memberikan makan ke cerita lama yang dijajakan oleh pengagum serta alat. Dakwaan yang dibikin ialah untuk grup veteran timnas – sejumlah besar berbasiskan di Eropa – serta jika mereka lebih tertarik pada kontrak suport serta kewalahan sosial media dibanding lakukan dengan baik di lapangan. Saat mereka siap-siap melawan keduanya dua tahun lalu, pergeseran generasi sudah diawali, walau wajah-wajah lama berperan menjadi pengingat yang pasti.

Baca Juga : Ronaldo Terbaik Dunia, Messi Masih di Atasnya

“[Hasil] atas Meksiko ialah laga yang prima buat kami,” kata pemain tengah Barcelona Arturo Vidal ke Univision minggu kemarin. “Kami pergi kesana dengan konsentrasi penuh.” Walau pengingat stabil, kedua pihak bersikukuh jika balas dendam tidak ada pada agenda. Cuma enam pemain yang melihat musibah di Santa Clara dengan cara langsung ada di rincian Meksiko untuk laga ini: Nestor Araujo, Jesus Corona, Jesus Duenas, Raul Jimenez, Hirving Lozano serta Diego Reyes. Akan tetapi, ada perasaan hormat yang lebih jelas untuk Chili menjadi lawan dibanding untuk Kosta Rika Kamis kemarin. Sesaat manajer sesaat Ricardo Ferretti lari keluar lineup awal dengan sejumlah besar muda, pemain berbasiskan Liga MX menantang Los Ticos, keinginan untuk laga Selasa di Queretaro ialah jika unsur-unsur berbasiskan Eropa akan ambil pusat panggung dari pertama.

Baca Juga : Top Skor Serie A, Eks Inter Milan Unggulkan Ronaldo

Dalam latihan hari Senin, El Tri tampilkan group yang termasuk juga Reyes, Araujo, Corona, Lozano serta Jimenez, dan Marco Fabian serta Erick Gutierrez, yang semua bermain di luar negeri. “Menantang Cile, kita akan lihat banyak pergantian,” kata Ferretti. Sesudah mengutarakan jika pengagum di hari Kamis menekannya untuk bermain Lozano, dapat disebut pemain terunggul group, manajer Tigres bersikukuh mengenai selamatkan pemain sayap PSV untuk Chile. “Saya ingin memilikinya di 100 [persen] untuk laga selanjutnya,” tuturnya dalam pertemuan wartawan saat laga di Monterrey. Untuk putaran permainan sekarang ini, federasi sepak bola Meksiko membuat pilihan untuk ambil El Tri keluar dari Estadio Azteca, ketetapan yang sejumlah besar membawa hasil buat team di waktu kemarin.

Baca Juga : Saatnya untuk memperbaiki Liga Champions atau memulai liga mega Eropa

Dari sepuluh laga paling akhir mereka di luar Mexico City tapi dalam batas-batas negara tersebut, beberapa orang Meksiko sudah memenangi delapan laga termasuk juga kemenangan 3-2 atas Kosta Rika minggu kemarin. Di hari Selasa, laga akan diselenggarakan di Estadio Corregidora, yang mementaskan laga saat Piala Dunia 1986. Belakangan ini, stadion ialah rumah buat Ronaldinho, saat bintang Brasil masuk dengan Queretaro pada 2014. Sesaat minimnya keceriaan yang dirasa untuk El Tri terangkat pada pengagum di Monterrey minggu lantas, laga menantang Chile juga bakal mengundang perhatian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *