Julen Lopetegui Dapat Pembelaan Ini

Julen Lopetegui tidak hanya mendapat banyak kritikan, tetapi dirinya juga menuai sejumlah pembelaan termasuk dari sang ayah. Ya, Jose Antonio sendiri baru saja melontarkan kritik untuk Real Madrid. Di mana dirinya menyatakan jika pihak manajemen klub sedianya sudah mencuri 50 gol dari sang putra lantaran mereka tak bisa menahan kepergian Cristiano Ronaldo dari Estadio Santiago Bernabeu. Wajar saja, sebab Ronaldo yang selalu menjadi mesin gol Madrid sejak pindah dari Manchester United pada musim panas 2009 pada akhirnya mengambil keputusan besar dalam perjalanan kariernya dan keluar dari zona aman untuk bergabung dengan Juventus pada 2018.

Pihak El Real – yang merupakan gelar beken untuk Real Madrid – dikabarkan sepakat untuk menjual sang mega bintang berkebangsaan Portugal itu sendiri dengan harga sebesar 100 juta euro atau kira – kira Rp 1,7 triliun. Karena kehilangan mesin pencetak gol utamanya itulah, maka Madrid terlihat sangat pasif sepanjang bursa transfer musim panas 2018. Klub berjulukan Los Blancos ini hanya mendatangkan Mariano Diaz dari Olympique Lyon. Pemain 25 tahun ini menjadi satu-satunya pembelian yang masuk skuad utama. Tanpa kehadiran sang kapten tim nasional Portugal itu sendiri, secara otomatis Madrid tampak mengalami krisis kemenangan dan juga paceklik gol.

Betapa tidak? Los Blancos di antaranya hanya dapat mencetak 14 gol serta kemasukan total 14 gol dalam 10 pertandingan La Liga musim ini. Coba saja kita bandingkan dengan torehan sang rival abadi, yakni FC Barcelona, yang sudah menghasilkan 28 gol dan kebobolan 12 gol dalam jumlah laga yang sama. Menurut penilaian Jose Antonio, tak dapat dipungkiri lagi jika permainan Cristiano Ronaldo sangatlah baik. Sebagaimana yang dilansir dari ESPN FC, setiap orang sudah pasti mempunyai kekurangan namun perlu diingat jika Ronado memiliki kemampuan untuk mencetak 50 gol dalam kurun waktu satu musim. Lantaran kepergiannya ke kota Turin tersebut, maka secara otomatis Real Madrid pun kehilangan pencetak gol ulung.

Setelah itu, sungguh disesalkan juga karena manajemen klub dalam kenyataannya tidak membawa satu pun pemain terbaik yang dapat menggantikan posisinya tersebut di dalam skuad. Terdapat pembicaraan tentang Neymar dan lainnya, namun fakta yang ada membuktikan tidak ada satu pun di antaranya yang benar – benar datang ke El Real. Mereka sudah mencuri 50 gol dari sang putra. Di mana Julen Lopetegui sendiri pada sisi yang lain harus merasa puas dengan apa yang sudah dimiliki klub. Akan tetapi, ia menilai bahwa Lopetegui sedianya merasa gembira dengan skuad milik Madrid selama ini. Tak bisa dipungkiri lagi jika pemecatan Julen Lopetegui oleh manajemen klub asal ibu kota Spanyol itu sendiri memperpanjang catatan kelam pelatih Spanyol di Real Madrid.

Para pelatih lokal lengser dalam waktu singkat dan tidak pernah menyumbang trofi. El Real secara resmi mendepak Julen Lopetegui dari kursi pelatih pada hari Senin, 29 Oktober 2018 waktu setempat lalu. Kubu Madrid mengambil keputusan tegas sehari setelah kekalahan telak 1-5 di kandang FC Barcelona. Hanya dipercaya selama tiga bulan untuk menduduki kursi kepelatihan di El Real, dirinya baru mencatat enam kemenangan, enam kekalahan, dan dua hasil seri dari 14 pertandingan bersama Madrid. Pemecatan itu kmudian semakin memperpanjang juga rekor negatif pelatih lokal di Madrid. Pasalnya sebelum Lopetegui, ada 5 pelatih terakhir asal Spanyol di Madrid yang kenyataannya tak pernah bertahan lama dan bahkan tak bisa memberikan trofi.

Baca Juga :

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *