AC Milan Kembali Catat Rekor Minor

AC Milan kembali mencatatkan rekor minor di pertandingan terakhirnya. Hal itu disebabkan karena tim tidak dapat membuat hasil clean sheet pada awal musim 2018 – 2019. Sampai match day ke 10 bertemu dengan kesebelasan Genoa pada hari Kamis, 1 November 2018 dini hari lalu (WIB), tim yang juga sering disebut dengan gelar beken I Rossoneri tersebut selalu kebobolan. Dengan demikian, Milan secara otomatis pun suksesmengulangi kisah 85 tahun silam ketika mereka tak pernah clean sheet dalam 10 pertandingan pertama Serie A pada musim 1932 – 1933 lalu.

Pasalnya sampai sejauh ini, pasukan Gennaro Gattuso sudah kebobolan 14 kali dan mencetak 20 gol. AC Milan memang telah mencatatkan hasil kemenangan tipis dengan skor akhir 2 – 1 atas Genoa dalam pertandingan di San Siro berkat gol Suso dan Alessio Romagnoli. Suso pun sukses membuka keunggulan bagi tim tuan rumah lewat golnya pada menit ke 4, yang setelah itu dilanjutkan dengan Romagnoli yang melakukan aksi bunuh diri memasuki menit ke 56, sebelum dia menjadi penentu kemenangan Milan pada menit 90. Donasi tiga poin itu sendiri membuat Milan jika ditotal sudah memiliki koleksi sebanyak 18 poin sehingga mereka berhak untuk naik ke peringkat keempat klasemen sementara Serie A.

Tim pun ketinggalan empat angka dari Inter Milan dan Napoli di urutan kedua dan ketiga dan tertinggal 10 angka dari Juventus di puncak. Kali terakhir Milan mencatat clean sheet di Serie A pada 15 April 2018 ketika bermain imbang tanpa gol melawan Napoli di San Siro. Setelah itu, gawang Milan selalu saja kemasukan gol pada 16 pertandingan berikutnya, yang tercatat sebagai pertahanan terburuk tim sejak 1946 – 1947. Hal itu tentu saja tidak dapat menghindarkan penjaga gawang nomor satu di AC Milan, yakni Gianluigi Donnarumma menuai banyak kritikan dari berbagai pihak. Bahkan, komentar miring di antaranya juga terlontar dari mulut salah satu direktur I Rossoneri, yakni Leonardo sendiri. Mantan gelandang elegand Milan itu menyebut, Donnarumma harus lebih konsisten. Sampai memasuki gionata ke-10 Serie A, gawang Milan sudah kebobolan 13 gol.

Paling banyak jika dibandingkan dengan ketujuh klub teratas di klasemen sementara Serie A. Dalam 10 pertandingan yang sudah dijalani oleh AC Mila,n Gianluigi Donnarumma tampil pada sembilan laga. Meski bagaimana pun juga, Donnarumma bukan lagi seorang pemain berpotensi, karena dia sudah menjadi penjaga gawang pilihan utama Italia. Seperti layaknya mayoritas pemain Milan yang lain, dia masih terus menunjukkan performa pasang dan surut. Sedianya, Donnarumma sendiri memang sudah menjadi pilihan utama di bawah mistar AC Milan sejak musim 2015/16 yang lalu.

Belakangan ini, pria yang merupakan jebolan asli dari akademi Milan tersebut juga menjadi pilihan utama di timnas Italia menyusul keputusan yang diambil oleh Gianluigi Buffon yang mundur dari timnas Italia. Dari awal kedatangannya di Milan, nama Donnarumma sudah begitu sering dielu-elukan untuk menjadi calon penjaga gawang masa depan Italia. Prediksi yang sekarang benar-benar menjadi kenyataan. Hanya saja, terdapat banyak pihak yang menilai Donnarumma masih belum tampil sesuai dengan harapan. Meski demikian, Leonardo bukan berarti meragukan kemampuan Donnarumma. Performa Donnarumma sudah mencerminkan situasi sulit yang terjadi pada level klub.

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *