Samir Handanovic Menyesal Tak Bisa Jaga Gawangnya Tetap Suci

Samir Handanovic menyesal tidak dapat mengawasi gawangnya supaya masih suci. Kiper Inter Milan tersebut sedianya memang sudah membuat beberapa tindakan penyelamatan cemerlang waktu timnya meredam imbang Barcelona dengan score 1 – 1 dalam match day ke 4 Group B Liga Champions musim 2018 – 2019 di hari Rabu, 7 November 2018 pagi hari barusan (WIB). Handanovic terasa seharusnya bisa mengawasi gawangnya tidak kebobolan. Pertandingan tersebut sudah berjalan cukuplah ketat serta terkunci saat 80 menit. Dimana Barca baru dapat cetak gol pada menit ke 83 saat Malcom melepas tembakan keras yang lewat celah kaki pemain Inter Milan. Gol berikut yang disesali Handanovic.

Dianya saat itu terasa meyakini telah ada di tempat yang pas untuk menahan bola itu masuk ke gawang. Akan tetapi Handanovic mengaku tidak bisa lihat si kulit bulat dengan jelas karena terhambat beberapa pemain Inter. Handanovic juga tidak dapat mengingkari bila El Barca telah tunjukkan perform yang lebih baik daripada Inter Milan. Pria berusia 34 tahun ini memang tidak bisa banyak berbuat, tapi dianya tetap harus menyesali gol dari Barcelona. Dianya yakin bila seharusnya Inter bisa tampil lebih baik kembali bila saja tidak membiarkan Barca bermain sangat nyaman waktu menyerang.

Samir Handanovic mengaku, semestinya dia bisa selamatkan gol itu. Seperti yang diambil dari Football Italia, sang kiper yang berkaitan mengakui telah ada di tempat untuk bikin penyelamatan, tapi sayang sang pemain malah melepas tembakan diantara dua pemain serta dianya tidak bisa memandangnya dengan jelas. Tapi tetap harus, dianya masih tetap selalu berfikir masalah apakah yang dapat dia kerjakan lebih baik. Menurut pemikiran Samir sendiri, FC Barcelona memang sudah bermain tambah lebih baik dibanding Inter serta seharusnya Inter dapat berusaha lebih keras kembali untuk melesakkan gol.

Walau bagaimanapun, Samir Handanovic sendiri begitu yakin bila hasil laga itu ialah satu pelajaran yang benar-benar bernilai untuk Inter Milan. Menurut penilaiannya, bermain kontra team asal Katalan jelas saja memerlukan usaha yang tidak gampang untuk dikerjakan demikian saja. Tapi beberapa pemain Inter Milan telah memberikan pembuktian riil bila mereka memang sudah berkembang mengarah yang lebih baik dari sekian waktu. Pria kelahiran Ljubljana, Slovenia pada tanggal 14 Juli 1984 itu mengaku, beberapa pemain Barca telah lakukan serangan dengan sangat gampang pada set pertama laga serta saat Anda selalu memberikan keseluruhan penguasan bola pada mereka, jadi Anda akan tetap didorong mundur ke belakang.

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *